PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi SensorikNeuropsikologi

ambang batas vibrotaktil

vibrotactile threshold

Ringkasan Singkat

Tingkat stimulasi getaran minimum yang diperlukan agar sistem sensorik dapat merasakan adanya getaran.

Ambang batas vibrotaktil adalah titik intensitas terendah di mana suatu getaran mekanis mulai dapat dipersepsikan oleh seseorang. Ambang batas ini tidak bersifat universal untuk semua jenis getaran, melainkan sangat bergantung pada frekuensi getaran yang diberikan karena berbagai jenis mekanoreseptor di kulit (seperti korpuskel Pacinian dan korpuskel Meissner) memiliki sensitivitas spesifik terhadap rentang frekuensi yang berbeda. Misalnya, ambang batas untuk getaran frekuensi tinggi (sekitar 250 Hz) biasanya jauh lebih rendah (lebih sensitif) dibandingkan untuk getaran frekuensi sangat rendah. Pengukuran ambang batas ini sering digunakan dalam diagnostik klinis untuk mendeteksi kerusakan saraf sensorik dini pada pasien yang berisiko mengalami neuropati.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Verrillo, R. T. (1963). Effect of contactor area on the vibrotactile threshold. Journal of the Acoustical Society of America.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback